Pengujian Pita Organik Sebagai Bahan Penanaman Padi Sawah

Ary Mustofa Ahmad, Gunomo Djojowasito, Rumekso Widiatmoko

Abstract


Penanaman padi sawah diawali dengan proses persemaian yang memerlukan waktu sekitar 20-30 hari sebelum tanam. Proses penanaman padi juga memerlukan tenaga yang cukup besar mulai dari persiapan lahan pembibitan sampai penyebaran benih ke lahan tanam (Anonymous,1977). Penanaman dengan tabela (tanam benih langsung) kurang efisien dan banyak kelemahannya karena sulit meletakkan benih padi dan pemakaian benih mencapai 40-80 kg/Ha. Bila diletakkan diatas permukaan lumpur, benih padi akan tersebar secara acak karena pukulan air hujan atau terbawa arus air irigasi. Bila dimasukkan kedalam tanah dapat menyebabkan kecambah terinfeksi patogen penyebab busuk kecambah (Utomo dan Nazaruddin,1996).

Tujuan penelitian adalah membandingkan cara penanaman pita organik dengan cara penanaman tabela tegel terhadap tingkat pertumbuhan vegetatif tanaman padi sawah dan mengetahui pengaruh antara tekstur tanah dan cara penanaman terhadap tingkat pertumbuhan vegetatif tanaman padi sawah. Manfaat penelitian diharapkan dapat mempersingkat proses tanam padi karena proses pemindahan tanam (transplanting) dapat dihilangkan dalam proses tanam padi sawah.

Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara tekstur tanah dan cara penanaman terhadap laju dan persentase perkecambahan, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah dan bobot kering tanaman.

 

Kata kunci: pita organik, padi sawah, penanaman tabela


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Ary Mustofa Ahmad, Gunomo Djojowasito, Rumekso Widiatmoko

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.