FORMULASI DAN PENENTUAN UMUR SIMPAN FRUIT LEATHER MANGGA (Manginefera indica L.) DENGAN PENAMBAHAN KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) MENGGUNAKAN METODE ACCELERATED SHELF LIFE TESTING MODEL ARRHENIUS

Aisyah Tri Retno Ariadianti, Windi Atmaka, Siswanto Siswanto
  JTP, pp. 179-194  

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi yang tepat untuk membuat fruit leather mangga dengan penambahan kulit buah naga merah dilanjutkan dengan pengamatan kinetika kemunduran mutu dan pendugaan umur simpan. Tiga formulasi terbaik dengan perbandingan mangga dan kulit buah naga merah (400 g:100 g, 425 g:75 g, dan 450 g:50 g) diuji sensoris untuk mendapatkan satu formulasi terpilih. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan one way ANOVA, jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji DMRT dengan taraf signifikansi 0.05. Formulasi terpilih dilakukan pengujian sensoris, kadar air, dan aktivitas antioksidan kemudian disimpan pada 3 suhu berbeda yaitu 35 ºC, 45 ºC, dan 55 ºC selama 25 hari. Setiap 5 hari, sampel diuji sensoris dan kadar air untuk diamati kinetika kemunduran mutu. Aktivitas antioksidan diuji pada hari ke nol, batas tolak, dan hari ke-25. Perhitungan umur simpan dihitung berdasarkan metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) model Arrhenius. Hasil penelitian diperoleh formulasi terpilih yaitu perbandingan mangga dengan kulit buah naga merah 425
g:75 g ditambah 20% sorbitol, 1% gum arab, dan 0.2% jeruk nipis. Parameter sensoris dan kadar air fruit leather semakin menurun seiring bertambahnya waktu dan suhu penyimpanan. Namun aktivitas antioksidan semakin meningkat selama penyimpanan. Berdasarkan model Arrhenius,
umur simpan fruit leather mangga dengan penambahan kulit buah naga merah yang dikemas menggunakan alumunium foil yaitu 33 hari pada suhu 30 ºC


Keywords


Arrhenius; Fruit Leathe; Kulit Buah Naga Merah; Mangga; Umur Simpan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.