Innovation of Instant Porridge Based on Cocoyam Flour (Xanthosoma sagittifolium) and Black Soybean Flour (Glycine soja) (Study of Flour Proportion and Agar Addition)

Geugeut Zahra Kasih, Erni Sofia Murtini
  JTP, pp. 201-210  

Abstract


Bubur instan saat ini menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi tubuh. Umumnya bubur instan dibuat dari tepung beras, namun penelitian ini menggunakan kimpul dan kedelai hitam sebagai bahan baku. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh proporsi tepung kimpul dan tepung kedelai hitam serta penambahan agar terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik bubur instan, juga untuk mendapatkan perlakuan terbaik dari faktor-faktor tersebut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 2 faktor yaitu faktor I proporsi tepung kimpul dengan tepung kedelai hitam (50%:50%, 60%:40%,70%:30%), serta faktor II penambahan agar (1% dan 2% dari berat tepung) dengan empat kali ulangan. Data dianalisa dengan ANOVA (Analysis of Variance). Pemilihan perlakuan terbaik menggunakan metode Multiple Attribute. Pengujian organoleptik (uji hedonik) dianalisa menggunakan Friedman Test. Perlakuan terbaik diperoleh pada proporsi tepung kimpul:tepung kedelai hitam sebesar 70:30 dan konsentrasi agar 2% dengan karakteristik kadar air 9.87%; kadar abu 7.10% bk ; kadar protein 30.39% bk ; kadar lemak 5.05% bk; kadar karbohidrat 57.46% bk; daya rehidrasi 7.50 ml/g; waktu rehidrasi 62.50 detik/5 g; warna kecerahan (L*) 0.19; warna kemerahan (a*) 0.53; dan warna kekuningan 15.20


Keywords


Agar, Bubur Instan, Kedelai Hitam, Kimpul

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.