Quality Analysis and Shelf Life Assessment of Baby Java Citrus Fruit Syrup at Each Process in Pilot Plant Scale

Randy Yulidar Anggarapuri, Susinggih Wijana, Dodyk Pranowo
  JTP, pp.   

Abstract


Buah jeruk merupakan salah satu buah yang berpotensi tinggi di Indonesia dengan hasil produksi menduduki peringkat ke-10 dunia (Kementerian Pertanian, 2015). Varietas yang cukup banyak dibudidayakan yaitu jeruk manis baby java (Citrus sinensis). Jeruk diproduksi menjadi sirup dengan memperhatikan beberapa aspek, yaitu efektivitas proses terhadap penurunan kontaminasi mikroba dan masa simpan produk. Pengujian efektivitas proses dilakukan dengan mendeteksi kandungan mikroorganisme bahan setelah melewati tiap stasiun proses. Masa simpan produk diuji dengan metode Accelerated Shelf Life Time (ASLT) yang dioptimalkan dengan persamaan Arrhenius. Metode ini menggunakan faktor suhu penyimpanan sebagai penentu kecepatan reaksi kerusakan bahan. Adapun suhu penyimpanan yaitu 35 0C, 40 0C, dan 45 0C dengan parameter yang diamati yaitu: total mikroba, kadar vitamin C, total padatan terlarut, dan pH. Hasil penelitian didapatkan bahwa proses produksi dapat secara signifikan menurunkan kandungan mikroba pada bahan dengan kandungan mikroba pada stasiun proses pertama dan akhir masing-masing sebesar 9.87 x 102 CFU/ml dan 0 CFU/mL. Pendugaan masa simpan didapatkan pH memiliki energi aktivasi (EA) terendah sebesar 467.46 dengan pendugaan apabila sirup jeruk disimpan pada suhu 7 0C dapat bertahan hingga 42 hari.

Keywords


ASLT; Arrhenius; Energi Aktivasi; Kontaminasi; TPC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Teknologi Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.